Address
Sinergy Building 2nd Sleman DIY
Phone
085700550149
Email
ramahlansia@gmail.com

Jangan Anggap Sepele Gejala Stroke: Kenali Sejak Dini Untuk Mencegah Dampak Fatal

Diterbitkan Kamis, 17 September 2026

Di usia tua, selain rentan akan risiko penyakit jantung, lansia juga rentan akan risiko stroke. Stroke merupakan salah satu penyakit serius yang sering menyerang di usia lanjut. Meskipun demikian, masih sedikit dari lansia maupun keluarga yang menyadari tanda-tanda awal stroke. Hal ini menyebabkan banyak lansia di Indonesia yang sering kali mengalami keterlambatan dalam penanganan stroke. Semakin cepat seseorang menyadari akan tanda-tanda stroke, semakin besar pula peluang penderita untuk dapat pulih dan terhindar dari kecacatan besar. Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk tidak menganggap remeh gejala stroke. 

Penyakit stroke dapat terjadi ketika aliran darah menuju otak mengalami gangguan, baik karena adanya pembuluh darah yang pecah maupun tersumbat. Kondisi ini menyebabkan sel-sel jaringan yang ada di otak mengalami kekurangan nutrisi dan oksigen. Apabila tidak segera ditangani dengan cepat dapat menyebabkan kerusakan otak dalam waktu yang singkat. Dalam hal ini lansia memiliki tingkat risiko terserang stroke lebih tinggi daripada seseorang di usia muda, terutama bagi lansia yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, diabetes, dan penyakit jantung. 

Berikut adalah beberapa gejala dari stroke yang harus dikenali oleh lansia dan keluarga:

Dalam mengenali tanda-tanda awal stroke, seseorang bisa menggunakan metode F.A.S.T.

  • F – Face (Wajah)

Wajah tiba-tiba mengalami penurunan sebelah sisi atau sulit untuk tersenyum.

  • A – Arm (Lengan)

Lengan terasa lebih lemah dibanding biasanya atau mati rasa sehingga sulit untuk diangkat.

  • S – Speech (Bicara)

Seseorang yang terserang gejala stroke akan mengalami kondisi sulit untuk bicara, cadel, atau tidak mampu memahami pembicaraan dengan baik.

  • T – Time (Waktu) 

Apabila muncul gejala-gejala seperti di atas segera hubungi layanan medis terdekat untuk mendapatkan perawatan dengan cepat dan tepat.

Selain menggunakan metode tersebut untuk dapat mengenali gejala store, penting juga bagi kita semua untuk mengenai gejala tambahan stroke yang meliputi pusing mendadak, penglihatan kabur sebelah atau bahkan keduanya, hilangnya keseimbangan, kebingungan tiba-tiba, dan sakit kepala hebat tanpa disertai sebab. Apabila mengalami atau mengetahui tanda-tanda tersebut kita tidak boleh menyepelekan begitu saja. Hal ini dikarenakan dapat terjadi risiko kerusakan otak yang lebih cepat. Sehingga bagi penderita stroke, setiap menit akan berarti untuk mendapatkan penanganan. Segera ambil tindakan dengan membawa penderita untuk periksa ke layanan kesehatan terdekat agar dapat menyelamatkan fungsi otak. 

Selain mengenali gejala, pencegahan stroke juga perlu menjadi perhatian. Lansia dianjurkan untuk menjaga tekanan darah tetap terkontrol, mengatur pola makan sehat, serta rutin melakukan beraktivitas fisik ringan sesuai dengan kemampuan masing-masing. Penting juga bagi lansia untuk dapat menghindari konsumsi gula dan garam berlebih serta makanan tinggi kolesterol. Sebagai tambahan, lansia juga perlu untuk dapat mengelola emosi dan stres berkepanjangan. Dengan menerapkan pola hidup sehat dapat membantu menurunkan risiko terserang stroke. 

Stroke bukan penyakit yang datang tanpa tanda sehingga perlu pengetahuan yang cukup dan sikap waspada agar dapat mencegah dampak yang lebih berat. Jangan sekali-kali menyepelekan gejala stroke, terapkan rasa peduli dan ambil tindakan yang cepat untuk kehidupan lansia yang lebih sehat, mandiri, berkualitas, dan sejahtera di usia tua.