Saat memasuki lanjut usia, seseorang akan mengalami banyak perubahan baik dari segi fisik maupun mental. Pada tahap lansia, kemampuan fungsi tubuh seseorang banyak mengalami penurunan sehingga lansia tidak dapat melakukan aktivitas dengan prima seperti dahulu kala. Memasuki usia tua, lansia memiliki risiko tinggi terserang depresi karena di usia ini mereka banyak merasa kesepian, kehilangan jati diri, jauh dari aktivitas sosial dan komunikasi antar sesama mengalami penurunan.
Tingkat ketergantungan seseorang saat menginjak usia tua semakin tinggi, terutama kepada keluarga. Dalam kondisi ini, keluarga memegang peran kunci dalam menjaga kesehatan lansia baik secara emosional maupun secara fisik. Keluarga berperan sebagai pemberi perawatan primer pada lansia saat di rumah agar lansia tetap dapat menikmati hari tua yang bahagia tanpa merasa terasingkan.
Keluarga tidak hanya berperan dalam memberikan perawatan ketika lansia jatuh sakit, melainkan juga memastikan asupan gizi seimbang lansia, menemani lansia untuk beraktivitas ringan, dan memastikan konsumsi obat rutin bagi lansia. Tidak hanya dukungan secara fisik, dukungan emosional juga harus diberikan oleh keluarga meskipun hanya sekadar obrolan ringan, sapaan, dan waktu kebersamaan yang diberikan agar lansia merasa dicintai dan tidak merasa kesepian. Untuk menjaga lansia tetap sehat di usia senja, keluarga memiliki 5 tugas utama yang harus dijalankan. Berikut adalah 5 tugas keluarga untuk menjaga kesehatan lansia:
- Mengenali gangguan kesehatan setiap anggota keluarga
- Berani mengambil keputusan dengan cepat dan tepat untuk tindakan kesehatan anggota keluarga
- Memberikan perawatan kepada anggota keluarga yang sedang sakit
- Mempertahankan suasana rumah yang harmonis dan hangat
- Mempertahankan hubungan baik antara anggota keluarga dengan fasilitas kesehatan
Dengan keterlibatan aktif dari keluarga di dalam proses pemeliharaan kesehatan, lansia akan lebih terkontrol dengan baik. Pada akhirnya kasih sayang dan perhatian secara intensif dari keluarga menjadi obat paling ampuh bagi lansia. Tidak hanya sebatas perawatan secara fisik, dukungan secara emosional dan sosial juga terbukti membawa dampak positif bagi kehidupan lansia di usia tua.
